Rencana Tarif Trump Mencapai Perkiraan Daimler, Saham Otomotif Jerman Jadi Menderita

Perkiraan pendapatan Daimler telah berubah negatif, mengutip tekanan perdagangan. Perusahaan Jerman yang memproduksi mobil di Amerika Serikat untuk dijual di China merasakan tekanan tarif. Pembuat Mercedes diharapkan untuk memindahkan lebih banyak produksinya ke China.

Mercedes G63 AMG

Mercedes G63 AMG.

Saham otomotif Jerman diperdagangkan melemah tajam pada Kamis. Yakni setelah Daimler memangkas proyeksi labanya pada 2018, menyalahkan ketegangan perdagangan global.

Daimler mengatakan penjualan SUV Mercedes-Benznya akan menderita tarif segar pada mobil yang diekspor dari AS ke China. Washington berencana untuk memungut tarif setidaknya $ 50 miliar pada impor Cina. Hal itu sebagai tindakan pencegahan terhadap dugaan pencurian hak cipta intelektual Beijing.

Kelompok Jerman memprediksi pendapatan sekarang akan sedikit lebih rendah dari tingkat tahun lalu. Setelah sebelumnya memprediksi bahwa laba akan naik. Mobil dengan mudah menjadi sektor berkinerja terburuk pada Kamis setelah peringatan dari Daimler, dengan perusahaan Jerman memimpin kerugian.

Direktur eksekutif penelitian di Equinet Bank, Tim Schuldt, mengatakan kepada CNBC “Street Signs” bahwa Daimler dapat mengurangi masalah tarif. Yaitu dengan menjual beberapa model ini di Eropa sampai bisa menyelesaikan solusi jangka panjang.

“Mereka kemudian dapat mengalihkan produksi ke China, yang tetap berlangsung. Seiring waktu, mereka mungkin akan memindahkan semua produksi mereka di sana,” katanya.

Schuldt mengatakan BMW juga bisa menderita. Hal itu karena dia menghasilkan lebih banyak mobil di Amerika Serikat daripada Daimler. Dia menambahkan bahwa Volkswagen akan sangat tidak terpengaruh oleh rencana tarif AS. Karena perusahaan itu terutama diproduksi di Eropa dan China.

Pada bulan Mei, sebuah majalah bisnis Jerman melaporkan bahwa Presiden Donald Trump ingin memblokir pembuat mobil mewah Jerman dari pasar AS. Artikel yang diterbitkan di Wirtschaftswoche, mengklaim bahwa Trump mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa ia akan mempertahankan kebijakan perdagangannya dengan tujuan menghentikan model Mercedes-Benz dari mengendarai Fifth Avenue di New York.

Schuldt mengatakan Beijing sekarang mungkin akan mendorong sejumlah produsen mobil Eropa untuk memindahkan lebih banyak produksi ke China.

Sumber : CNBC

About Ella

To Be Young & Successfull in God :)
View all posts by Ella →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *