Pusat Cryptocurrency Zimbabwe ‘Golix’ Menyeret Bank Sentral ke Pengadilan Atas Tuduhan Perdagangan Terlarang

Pusat platform mata uang kripto Zimbabwe, Golix, telah menyeret bank sentral  (The Reserve Bank of Zimbabwe) ke pengadilan, karena mengatakan larangan bank perdagangan mata uang kripto adalah tidak konstitusional sebab tidak ada undang-undang yang memberdayakannya untuk membuat gerakan legislatif seperti itu.

Setelah melarang bank dari transaksi cryptocurrency di negeri tersebut, bank sentral Zimbabwe kemudian menulis kepada Golix (pusat platform cryptocurrency yang mengoperasikan ATM bitcoin selain pasar valuta mata uang virtual online) untuk menutup operasinya.

“Semua rumah pusat cryptocurrency yang beroperasi di negara ini, termasuk Bitfinance (Private) Limited (juga dikenal sebagai Golix), diharuskan untuk menghentikan semua operasi pertukaran mata uang virtual,” tulis Norman Mataruke, registrar perbankan bank sentral dalam suratnya kepada Golix tanggal 15 Mei.

Mataruke juga menginstruksikan bahwa pusat platform cryptocurrency di Zimbabwe wajib mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menutup akun cryptocurrency atau ‘dompet’ pelanggannya dan memperbaiki dana yang saat ini diadakan atas nama pelanggan perdagangan dan investasi mata uang virtual.

Hal itu tentu saja memicu pertempuran hukum yang mana Golix kini sedang mengajukan banding pada Pengadilan Tinggi di Harare untuk mengesampingkan instruksi dari bank sentral tersebut.

“Larangan itu diluar perlindungan hukum dan digolongkan sebagai operasi Pemohon ilegal,” kata Golix dalam pengajuannya ke Pengadilan Tinggi di Harare. “Pihak terdakwa kenyataannya mengakui pengklasifikasian perdagangan cryptocurrency secara ilegal,” tambahnya.

Pihak terdakwa yang disebut adalah The Reserve Bank of Zimbabwe dan gubernur bank sentral, John Mangudya. Golix lebih lanjut berpendapat dalam permohonan pengadilannya bahwa keputusan yang diambil oleh bank sentral untuk melarangnya dari perdagangan mata uang kripto di negara masuk  ranah “pembuatan hukum”, fungsi yang dimiliki oleh legislatif dan bukan bank sentral.

Faktanya Zimbabwe menghadapi kekurangan uang tunai akut, dan diperparah oleh krisis mata uang asing. Adanya Bitcoin, ethereum dan cryptocurrency lainnya telah menjadi alternatif untuk masalah tekanan tersebut, dan mendorong harga aset crypto terhadap rata-rata dunia selama beberapa bulan terakhir.

Sumber: CCN

, ,

About Sofia

Just a freelancer
View all posts by Sofia →

1 thought on “Pusat Cryptocurrency Zimbabwe ‘Golix’ Menyeret Bank Sentral ke Pengadilan Atas Tuduhan Perdagangan Terlarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *