Menindaklanjuti Kontroversi Konstitusi EOS, Dan Larimer Merilis Draf Proposal Baru

Setelah mengusulkan akan mengikis Konstitusi asli proyek EOS, kini Daniel Larimer, pencipta EOS, telah merilis proposal yang direvisi.

Dalam rilis blog, Larimer menjelaskan premis "Kode-Adalah-Hukum" yang berhubungan dengan badan arbitrase. Ketika produsen blok 21 membekukan beberapa akun EOS satu minggu setelah peluncuran mainnet, Konstitusi asli EOS dipertanyakan. Saat itu, badan arbitrase yang mengatur proyek, yakni EOS Core Arbitration Forum (ECAF), memerintahkan pembekuan akun. Pembekuan rekening atas tuduhan penipuan ini telah melanggar desentralisasi yang dijanjikan oleh Konstitusi. Tindakan ini nampak seperti beberapa pengguna berperan sebagai otoritas pusat yang mengatur jaringan.

Mengatasi Kontroversi

Larimer dengan cepat mengatasi kontroversi. Dalam sebuah pos ia menulis:

Kami telah melihat bahwa dengan memberi orang kekuasaan sewenang-wenang untuk menyelesaikan percekcokan yang juga sewenang-wenang. Maka semuanya menjadi perselisihan dan keputusan yang dibuat sewenang-wenang juga. Semakin besar kekuatan yang dimiliki arbiter, semakin sengit dan semakin sempit perselisihan itu dan semakin tidak dapat diprediksi hasilnya.

Namun, perselisihan-perselisihan ini menimbulkan cukup banyak perhatian sehingga muncullah proposal baru ini.

Sebuah proyek unik yang dinamakan Kontrak Ricardian ini menyelidiki ke dalam wilayah yang belum dipetakan. Dengan mengakomodasi persyaratan kontrak "bentuk bebas" serta "persyaratan kode". Larimer mengakui bahwa bug EOS telah terjadi, dan mereka tahu akan ada lebih banyak formalisasi proses kontrak terjadi.

Dia menyamakan formalisasi ini dengan proses yang Ethereum alami saat peretasan DAO. Namun, perlu dicatat bahwa peretasan DOA jelas tidak direncanakan. Dan menyebabkan gesekan panas bagi pengembang dan pengguna yang terjebak dalam serangan itu.

Kunci yang Dicuri Tidak Akan Dipulihkan

Sengketa desentralisasi masih terkait dengan akun pembekuan ECAF. Larimer mengungkapkan bahwa pembekuan akun oleh ECAF ada kaitannya dengan “pendaftaran situs web penipuan yang menyediakan pengguna sebuah pasangan kunci publik/profil palsu". Larimer menyatakan bahwa tim tersebut memiliki "bukti objektif dari kepemilikan asli alamat Ethereum".

Dia menulis bahwa tim menginginkan pemegang kunci bisa mendapatkan token mereka kembali. Namun adanya campur tangan akan menetapkan preseden bahwa "akan lebih merusak seluruh ekosistem EOS daripada uang yang mereka terima". Para pengguna ini "tidak menggunakan eos resmi. Situs web io juga tidak mengikuti instruksi resmi”.

Arbitrase Kontrak Pintar Berkelanjutan

Ke depannya, pengguna perlu ikut serta jika mereka “menginginkan produsen blok terpilih dan/atau ECAF untuk melindungi kepentingan mereka”. Ini akan memberi kekuatan pada produsen blok dan/atau sistem arbitrase ECAF. Kode kontrak harus secara jelas mendefinisikan kekuatan yang akan dimiliki pihak-pihak ini dalam mengeksekusi kontrak.

Proposal ini juga mencoba untuk mencapai keseimbangan setelah adanya pembekuan akun. Kontrak Ricardian harus dengan jelas menetapkan proses arbitrase dan produsen blok seharusnya tidak "menyingkatkan operasi yang sebagaimana dimaksud". Poin referendum yang tersisa mengikuti garis ini, dengan mengklarifikasi peran badan arbitrase, kewajiban, dan konsensus.

Sumber: Berita CCN
, ,

About Sofia

Just a freelancer
View all posts by Sofia →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *