Kota Plattsburgh Melarang Operasi Pertambangan Cryptocurrency

Kota Plattsburgh di negara bagian New York, Amerika Serikat, telah melarang operasi pertambangan cryptocurrency komersial selama 18 bulan dengan tujuan melindungi warga dari membayar biaya listrik yang meningkat.

Namun, larangan itu akan berumur pendek ketika Dewan Kota Plattsburgh duduk untuk membahas dan menetapkan aturan bagi penambang komersial.

Larangan itu mulai berlaku setelah tanggal 15 Maret.

Sesuai laporan dari Coindesk, larangan itu diberlakukan setelah diamati bahwa Plattsburgh melebihi jatah listrik bulanan awal tahun ini. Hal ini menyebabkan penduduk di kota itu mengalami peningkatan tagihan listrik pada bulan Januari. Dua fasilitas penambangan cryptocurrency kota ini diduga bertanggung jawab atas hal ini

Menambang cryptocurrency adalah proses intensif perangkat keras yang membutuhkan komputer atau pengguna dalam memecahkan masalah matematika. Setelah solusi tercapai, transaksi akan divalidasi dan hasilnya blok baru dibuat di blockchain yang berisi informasi terkait dengan transaksi tersebut. Sebagai hadiah untuk memvalidasi transaksi, penambang akan mendapatkan kumpulan cryptocurrency baru.

Namun, tidak setiap solusi akan mengarah pada pembuatan blok. Ini lebih seperti lotre, di mana akan ada beberapa hits dan misses. Oleh karena itu, secara logis, probabilitas keberhasilan meningkat jika jumlah upaya lebih besar. Inilah yang mendorong penambang untuk mencoba menghasilkan lebih banyak konsumsi listrik.

Menurut laporan tersebut, dewan mengatakan bahwa larangan 18 bulan adalah waktu yang lama dan akan berdampak pada bisnis. Tetapi yang lain setuju bahwa tindakan itu sangat diperlukan.

Sumber : moneycontrol

, ,

About indri

Perkenalkan nama saya INDRIANI. saya seorang anak perempuan yang tinggal di sebuah desa yang sangat rindang bernama Desa Bokor, yang terletak di Kabupaten Malang Jawa Timur. Dari kecil saya sangat suka sekali menulis dan menggambar. Dulu waktu masih kecil saya bercita-cita menjadi seorang penulis dan sekarang sudah terwujud.
View all posts by indri →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *