WHO: Kesiapan Ebola sekarang jauh lebih baik dari wabah 2014

Penyebaran Ebola ke kota besar di Republik Demokratik Kongo mengkhawatirkan. Namun prospek jauh lebih optimis daripada ketika wabah besar dilaporkan di Afrika Barat pada 2014, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia. WHO sangat dikritik karena respon yang lambat terhadap wabah yang dideklarasikan pada Maret 2014 hingga Januari 2016, menewaskan lebih dari 11.300 orang.

Penyebaran Ebola ke sebuah kota besar di Republik Demokratik Kongo mengkhawatirkan daripada ketika wabah tahun 2014, terang kepala Organisasi Kesehatan Dunia pada hari Senin.

Kasus-kasus virus mematikan telah dikonfirmasi di Mbandaka, sebuah kota pelabuhan di sungai Kongo. Hal itu meningkatkan kekhawatiran bahwa Ebola dapat menyebar ke hilir ke ibukota Kinshasa, yang memiliki 10 juta populasi penduduk.

“Ini menyangkut bahwa kami sekarang memiliki kasus Ebola di pusat kota, tetapi kami jauh lebih siap untuk menghadapi wabah ini daripada pada 2014,” Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom mengatakan.

Kali ini WHO telah bergerak cepat untuk memobilisasi tanggapan Komite Darurat. WHO juga mengirim vaksin untuk mencegah wabah itu dan menghentikannya menyebar lebih jauh.

“Saya senang mengatakan bahwa vaksinasi dimulai saat kita berbicara hari ini,” kata Tedros.

Juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan vaksinasi pekerja kesehatan akan dilaksanakan pada hari Senin. Wabah terbaru kesembilan Kongo adalah sejak penyakit tersebut diketahui di dekat sungai Ebola utara negara Afrika pada tahun 1970-an.

Tedros mengatakan staf WHO dan petugas kesehatan bekerja sepanjang waktu untuk menghentikan wabah itu. Dia mengatakan terkesan melihat pekerja kesehatan “mempertaruhkan hidup mereka sendiri” di kota terpencil Bikoro.

“Wabah di Bikoro menggambarkan lagi bahwa jaminan kesehatan dan cakupan kesehatan universal adalah dua sisi dari koin yang sama. Hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk mencegah wabah di masa depan adalah memperkuat sistem kesehatan di manapun,” kata Tedros.

Wabah itu sejauh ini telah membunuh 26 dari 46 orang yang diduga terinfeksi, kata Jasarevic. Dari jumlah tersebut, 21 dikonfirmasi di laboratorium, 21 mungkin dianggap sebagai kasus Ebola, dan empat pasien diduga memiliki Ebola.

Sumber : HEALTH CARE

About Ella

To Be Young & Successfull in God :)
View all posts by Ella →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *