Coinbase Mengambil Langkah Lain untuk Menuju Perdagangan Token ICO dengan Mengakuisisi Paradex

Pertukaran Cryptocurrency Coinbase telah mengambil langkah lain untuk menuju perdagangan token ERC20 dengan mengakuisisi Paradex yang terdesentralisasi. ERC20 adalah standar teknis Ethereum yang menjadi token koin (ICO) mayoritas awal.

Paradex mengumumkan berita di situs webnya hari ini, 23 Mei 2018. Mereka menambahkan bahwa situsnya akan turun sementara, untuk membuat integrasi dengan Coinbase.

Paradex menyebut dirinya sebagai pertukaran terdesentralisasi (DEX), yang berarti tidak ada pihak ketiga yang terlibat dalam memegang dana. Sebagai gantinya, pengguna dapat menggunakan platform untuk memperdagangkan token ERC20 langsung ke dompet. Paradex dibangun di atas protokol 0x (diucapkan “nol x”).

Saat ini, Coinbase memperdagangkan empat koin: bitcoin (BTC), bitcoin cash (BCH), ether (ETH) dan litecoin (LTC). Penambahkan token ERC20 dapat secara signifikan meningkatkan jumlah aset digital yang dibawanya. Karena boom ICO yang telah terjadi selama beberapa tahun terakhir, ribuan token ICO yang berbeda sekarang tersedia.

Tetapi karena regulator AS berada di tengah-tengah pendirian mereka pada mata uang virtual, banyak pertukaran tertahan dari daftar token ICO. Pada bulan Maret 2018, Securities and Exchange Commission (SEC) AS mengeluarkan peringatan jelas kepada bursa mata uang virtual, mereka mengatakan bahwa beberapa token ICO dapat dikualifikasikan sebagai sekuritas yang tidak patuh, dan setiap pertukaran yang mencantumkan token keamanan yang terdaftar sebagai bursa efek nasional atau beroperasi di bawah pembebasan dan mengatur diri sebagai sistem perdagangan alternatif (ATS).

Untuk itu, pada bulan April 2018, Coinbase dilaporkan mengadakan pembicaraan dengan SEC untuk mengambil langkah-langkah untuk menjadi ATS. Dalam kemungkinan menjelang rencana tersebut, pada akhir Maret 2018, Coinbase mengumumkan telah menambahkan dukungan untuk ERC20 ke semua platform perdagangannya.

Dalam posting blog, CEO Coinbase, Brian Armstrong menyatakan bahwa Coinbase pada awalnya berencana menawarkan Paradex kepada pelanggan di luar AS dan akhirnya ke pelanggan AS-nya.

Coinbase menawarkan dua jenis platform perdagangan: Coinbase untuk trader pemula dan GDAX untuk trader yang lebih berpengalaman. Menurut Reuters, Coinbase sedang merombak GDAX dan meluncurkannya ke layanan baru yang dijuluki “Coinbase Pro” yang akan dilaksanakan bulan depan.

 

Sumber : bitcoinmagazine.com

 

, , , ,

About indri

Perkenalkan nama saya INDRIANI. saya seorang anak perempuan yang tinggal di sebuah desa yang sangat rindang bernama Desa Bokor, yang terletak di Kabupaten Malang Jawa Timur. Dari kecil saya sangat suka sekali menulis dan menggambar. Dulu waktu masih kecil saya bercita-cita menjadi seorang penulis dan sekarang sudah terwujud.
View all posts by indri →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *