Bank Dunia: Georgia adalah pusat penambangan cryptocurrency terbesar ketiga di dunia

Sebuah bekas republik Soviet kecil telah berhasil mendapatkan posisi terdepan di pasar cryptocurrency. Menurut Bank Dunia, sekitar 5% orang Georgia membeli atau menambang cryptocurrency.

Georgia adalah salah satu pemimpin regional dalam mengadopsi teknologi inovatif dan cryptocurrency, kata laporan terbaru Bank Dunia yang disebut “Cryptocurrency dan Blockchain: Laporan Ekonomi untuk Eropa dan Asia Tengah (ECA) 2018”, Forbes Georgia menulis kutipan dokumen tersebut.

Pertumbuhan ekonomi di negara-negara Eropa dan Asia Tengah berdiri di puncaknya, memperoleh 2,7% pada tahun 2017 dan diperkirakan pada 2,3% pada tahun 2018. Survei membaca, negara-negara seperti Georgia dapat menggunakan teknologi digital baru untuk meningkatkan layanan dan membuatnya lebih inovatif.

Selain itu, menurut penelitian, Georgia adalah produsen cryptocurrency terbesar ketiga di dunia.

Katanya, sekitar 5 persen rumah tangga di Georgia terlibat dalam operasi pembelian dan penjualan atau investasi dalam cryptocurrency.

“Banyak negara Eropa dan Asia Tengah telah terbukti menjadi lahan subur untuk pengembangan cryptocurrency dan teknologi blockchain,” kata Hans Hans Timmer, kepala ekonom Bank Dunia. “Sebagai contoh di Georgia, penambangan cryptocurrency adalah pengalaman luas yang sebagian besar dikondisikan oleh manfaat pajak dan biaya listrik yang rendah,” tambahnya. Timmer percaya, seiring waktu, penting bagi pemerintah nasional untuk memastikan kontrol keuangan dan memberikan keamanan bagi pelanggan.

Menurut laporan itu, pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Asia Tengah adalah yang tercepat dalam dekade ini. Namun, berkurangnya pengangguran dan meningkatnya inflasi menunjukkan bahwa pertumbuhan kemungkinan akan menghambat kemajuan kawasan.

Sumber: Coinfox.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *